Berita Terbaru
Home Kumpulan Artikel Perbandingan Promosi Online dengan Promosi Offline

Perbandingan Promosi Online dengan Promosi Offline

Bagi anda pemilik suatu produk atau jasa atau usaha, adalah sangat disayangkan, jika anda sudah mempunyai website namun belum di optimalkan hingga sekarang, sementara anda masih berkutat di promosi offline dengan menghabiskan semua budget promosi anda disana, dengan efektifitas hasil yang belum terukur. Sementara promosi lainnya, yaitu secara online, anda tinggalkan.
Sebelum saya masuk lebih lanjut, saya ingin senggol dulu apa itu Promosi Online dan Promosi Offline, terutama bagi anda yang baru pertama kali mendengarnya.
Dewasa ini, promosi mulai dipisahkan secara garis besar dengan dua media utama, yaitu Online dan Offline. Disebut Promosi Online karena media yang digunakan adalah Media Online seperti Internet. Disebut Promosi Offline karena media yang digunakan adalah media nyata, seperti Banner, brosur, media cetak, koran, majalah, TV dan sebagainya.
Masing-masing media tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Promosi Offline memiliki keunggulan yaitu mudah disentuh dan berada di sekeliling kita. Dan tentu saja sudah lama kita gunakan, sehingga kita sudah terbiasa dengan pemunculannya. Namun kelemahan nya adalah bersifat regional dan cepat expired. Misal koran, yang hari ini terbit besok di buang dan tentu saja bersifat regional tertentu saja. Jika ingin range yang luas seperti koran nasional, tentu saja biaya nya sangat mahal bagi banyak kalangan seperti UKM. Atau Banner di Jalan Raya yang berukuran raksasa, tentu tidak akan terjangkau bagi UKM, sehingga hanya bagi kalangan tertentu saja.
Biasanya promosi Offline yang paling murah dan banyak digunakan adalah Brosur dan Leaflet. Cara Ini dianggap paling murah dan efektif untuk regional dan masa tertentu.
Promosi Online punya kelebihan adalah tidak terbatas ruang dan waktu. Dimanapun dan kapanpun orang bisa mengakses website, blog, Social Networking dan sebagainya. Biaya yang diperlukan pun tidak mahal. Hal yang patut dicatat adalah, pengguna Internet dari hari ke hari semakin meningkat drastis. Sekarang ini saja pengguna Internet di Indonesia sudah ada sekitar 25-30 juta orang. Angka ini masih 10 % dari penduduk Indonesia. Sementara ini di dunia sudah mencapai 1,5 milyar orang dari 6,5 milyar orang penduduk dunia. Bukankah itu suatu pasar potensial yang memikat?
Angka ini terus berkembang, tidak akan pernah berhenti. Seperti kita tahu bahwa, anak-anak SD hingga mahasiswa dewasa ini adalah pengguna internet aktif. Mereka lah kelak yang akan menggantikan kita sebagai pelaku usaha. Jika mereka sudah demikian familiar dengan Internet sekarang, bukankah mereka lebih intens kelak?
Dengan menggunakan Internet sebagai media promosi, berarti kita sedang menaiki “Gelombang Baru” yang sedang menerjang. Atau pilihan lainnya adalah kita tenggelam di bawah “gelombang baru” itu?
Saya ingin coba membandingkan secara sampling saja dua media promosi yaitu offline dan online. Kita ambil contoh untuk brosur atau leaflet untuk promosi offline. Sementara website untuk Promosi Online.
Sebuah website penjualan produk (bukan portal berita) yang sudah menduduki rangking di Google (optimized) umumnya didatangi 40 – 50 pengunjung per hari. Kita asumsikan hanya 10 dari 40 pengunjung merupakan pembeli potensial. Walaupun sebenarnya rasio ini kecil.
Kita tahu bahwa pengunjung yang menuju ke website kita, jika website kita sudah rangking, adalah pengunjung yang ter target. Dalam arti Mereka sendiri yang mengetik kata kunci yang kita bidik. Misalkan, “Jual Genset” atau “toko genset” lalu website kita muncul di halaman pertama Google, orang akan  meng klik website kita. Bukankah mereka sendiri yang akan menelepon kita jika website kita dapat menyediakan informasi atau produk yang mereka butuhkan?
Sekarang tinggal masalah harga, after sales service dsb. Tetapi soal mereka menemukan produk kita, sudah terselesaikan, dengan website kita yang muncul di halaman pertama Google.
Jika 10 orang tadi membeli produk kita, bukankah dalam setahun ada 3650 orang pembeli. Ingat website beroperasi 24 jam penuh selama 365 hari dalam setahun.
Sedangkan jika kita menggunakan brosur adalah sebagai berikut. Rasio brosur adalah hanya berkisar 5 % terjadi pembelian dari brosur yang kita bagikan. Kenapa kecil? Ya, karena brosur adalah promosi yang tidak targetted, artinya tidak langsung menuju sasaran. Jika kita ingin ada 3650 penjualan dalam setahun,  berarti kita harus mencetak 3650 x 20 = 73.000 brosur. Biaya untuk mencetak total adalah 73.000 x 400 = Rp 29.200.000,-. Biaya Mencetak brosur ukuran A4 per lembar berkisar Rp 400,-.
Jadi dengan budget Rp 29 – 30 juta per tahun dapat digunakan untuk 2 tahun jika kita ingin menggunakan promosi dengan website yang di optimasi dengan budget Rp 15 juta per tahun.
Lalu kenapa selama ini menggunakan brosur tidak terasa besar biayanya? Karena kita mencetaknya sedikit demi sedikit. Jadi tidak terasa.
Perbandingan di atas hanya menggunakan hitungan dengan brosur. Belum lagi cara promosi memakai koran, majalah, banner atau TV yang biayanya jauh berkali lipat dari brosur.
Lalu apakah dengan demikian kita harus meninggalkan cara promosi offline langsung ke online?
Jangan ekstreem gitu lah…
Saya hanya mengajak kita “open mind” tentang cara baru yang lebih murah yang akan makin banyak digunakan orang. Itu hanya soal waktu saja. Kita harus ‘mulai’ menggunakan cara ini jika tidak ingin ketinggalan kapal. Ketika orang sudah lama memakai baru kita mengunakannya, bukankah ketinggalan jaman dan akan terasa canggung memulainya.
Jadi mulai dari sekarang, pikirkan cara baru ini. Sediakan budget yang mulai sedikit dulu untuk menggarap website, jika belum punya. Untuk meng optimasi website jika sudah punya. Dan pakai media lainnya seperti Facebook, Google untuk berpromosi.
Ingat ketika satu jurus saja tidak cukup untuk memenangi suatu pertempuran. Strategi lain harus dipakai. Apalagi yang murah dan targetted.
It's now or never...
Quote this article on your site

To create link towards this article on your website,
copy and paste the text below in your page.




Preview :


Powered by QuoteThis © 2008

 
Follow Me
Facebook FanBox
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini239
mod_vvisit_counterKemarin272
mod_vvisit_counterMinggu Ini239
mod_vvisit_counterMinggu Lalu1987
mod_vvisit_counterBulan Ini1658
mod_vvisit_counterBulan Lalu7410
mod_vvisit_counterSemua130395

Online : 14
Your IP : 38.107.179.228
,
Now is: 2012-02-06 15:17